Kegiatan

Open Trip - Kegiatan Terencana - Kegiatan Terlaksana

Laporan Keuangan - Laporan Donasi - 1.253.000

Kajian Islam - Ilmu Akherat

Mitra Sahabat

SSBS Community

Berbagi Tips End Triks

Mitra Sahabat - XploreNesia - Masker Kain - Kripik Herbal

Donasi Kemanusiaan Ulandari

Laporan Donasi Kemanusiaan Ulandari 
Penyaluran Bantuan Kemanusiaan Melalu IDC

KARTOSURO SOLO, Infaq Dakwah Center (IDC) – Widati Sri Ulandari (22) hijrah ke Solo, Jawa Tengah untuk mengejar cita-cita sebagai juru dakwah (daiyah-mujahidah) yang siap diterjunkan berdakwah syiar Islam ke berbagai daerah. Sebagai anak sulung, ia ingin menjadi teladan bagi keempat adiknya untuk hidup survive di jalan Allah. Ia tidak ingin menjadi beban bagi ibunya, seorang single parent yang bekerja serabutan dengan gaji Rp 250.000 perbulan.

Alhamdulillah Tim SSBS Community - Xplore Wisata berhasil menghimpun dana sebesar Rp. 800.000,00 yang berasal dari Sobat SSBS Community dan Sobat Xplore.

Dana tersebut telah kami salurkan pada,
Malam Jum'at, 01 Februari 2018 [ Kalender Hijriyah ] jam 19.20

Terima Kasih Kami Ucapkan Kepada Segenap Donatur yang telah memberikan sedikit rejekinya.

Semoga Allah membalas dengan balasan yang lebih baik.

LAPORAN DONASI PEDULI KEMANUSIAAN ULANDARAI
  • Hamba Allah_PTSI Jakarta_500.000
  • Hamba Allah_Parangtritis Yogyakarta_250.000
  • Hamba Allah_Gunungkidul Yogyakarta_50.000

Peduli Kemanusiaan - Gouta Timur Suriah

Seorang bocah di Douma, Ghouta Timur, Suriah, berdiri di antara bangunan yang hancur akibat perang. Foto/REUTERS/Bassam Khabieh

DAMASKUS - Pasukan rezim Pemerintah Suriah telah merebut kembali separuh wilayah Ghouta Timur dari pemberontak dalam perang sengit yang dimulai sejak 18 Februari lalu. Hingga kini, jumlah warga sipil yang tewas di wilayah itu mencapai sekitar 850 orang.
Peduli Kemanusiaan - Gouta Timur Suriah
Sudah bertahun tahun lamanya perhatian umat Islam tertuju dengan konflik Timur Tengah pada umumnya dan Suriah pada khususnya karena belum ada tanda perang berakhir.

Informasi yang berhasil kami himpun adalah penyerangan membabi buta di Ghouta Timur Suriah oleh tentara militer.

Oleh karena itu, sebagai kaum muslimin kami mengajak sahabat sahabat semuanya untuk berpartisipasi meringankan penderitaan saudara seiman kita.

Memang benar nikmat sehat dan waktu luang adalah yang harus kita syukuri namun masih ada nikmat yang lebih besar lagi, yakni nikmat dari rasa aman.

Mudah mengibaratkan jika terjadi gempa, kita akan enggan untuk masuk ke dalam gedung untuk sekedar makan, maka dalam situasi perang, bagaimana kita bisa menelan makanan ?? jika untuk makan saja kita sudah merasa was was apakah kita mungkih bisa leluasa untuk bekerja ??

Oleh karena itu yang sedikit kita syukuri jauh lebih baik. Sedikit yang kita bagikan tentu akan meringankan.

Untuk relawan yang sudah siap kesana mereka sudah menyiapkan diri untuk Syahid dijalannya maka dengan harta kita bisa memudahkan semua urusannya.

Minimal mari infokan ke sanak kerabat, teman sejawat dan lainnya bahwa di Suriah ada konflik Horisontal tentang kemanusiaan dan konflik vertikal antara Syiah dan Sunii memperjuankan agama yang haq.

Mari senantiasa kita panjatkan doa untuk saudara saudara kita yang ingin menjemput syahid di jalanNya dan diberikan kemudahan dan kebahagiaan warga yang masih bertahan di dalam peperangan.

Itu saja prolog yang bisa admin sampaikan,

========
Kami informasikan bahwa kami menerima bantuan berupa dana bantuan yang akan disalurkan ke Suriah. Dana yang berhasil kami kumpulkan akan kami salurkan melalui Aksi Cepat Tanngap [ ACT ] sebagai lembaga kemanusiaan Dunia.
========
Bagi yang ingin berpartisipasi dapat menghubungi admin di nomor 085 643 455 685 atau lansgung menghubungi / mengunjungi website resmi ACT.ID
========
LAPORAN DONASI SEMENTARA
  1. Hamba Allah_Giwangan Yogyakarta_100.000
  2. Hamba Allah_Kalasan Yogyakarta_300.000
  3. Hamba Allah_Wirobrajan Yogyakarta_200.000
Total Donasi Sementara
SSBS Community Peduli Ghouta Timur Sebesar Rp. 600.000

Yakin masih diam ??
Hayuk minimal membagikan kiriman ini atau yang memang sudah terpercaya.

LAPORAN DONASI KAMI SEBELUMNYA BISA DILIHAT DI

Peduli Kemanusiaan - Ghouta Timur Kembali Berdarah

Peduli Kemanusiaan - Ghouta Timur Digempur, Suriah Kembali Berdarah-Darah

Ghouta Timur Digempur, Suriah Kembali Berdarah-Darah
ACTNews, GHOUTA TIMUR – Teriakan takut lantang menyergap. Kekalutan suara meminta tolong bergema di semua sudut Kota Ghouta Timur, tak jauh dari Damaskus, Ibukota Suriah. Kepanikan luar biasa terjadi dalam 48 jam terakhir. Darah dan debu menyatu, kematian warga sipil Suriah kembali menjadi kabar duka.

Sejak Senin (19/2) di balik runtuhan, di balik tembok yang porak-poranda, kalut dan takut warga Ghouta Timur tak berhenti bersahutan. 48 jam terakhir, beberapa rekaman video yang diunggah sejumlah kantor berita internasional, menunjukkan ketakutan dan horor sedang benar-benar terjadi di Ghouta Timur.


Menembus kepulan debu runtuhan bangunan, si bayi digendong dengan tergesa, sementara wajah si bayi sudah penuh dengan luka dan debu. Anak-anak bergegas dikeluarkan dari runtuhan rumah, dari bangunan tinggi serupa rumah susun. Anak-anak prioritas pertama diselamatkan.  

Hanya putih abu-abu yang menjadi latar. Debu masih bertebaran. Pondasi nyaris seluruh bangunan tinggi di Ghouta Timur ambruk. Gempuran dari udara tak berhenti dijatuhkan, bombardir masif menerjang apapun target yang berdiri di atas tanah.


Laman Al-Jazeera menuliskan, selama 48 jam terakhir, dimulai sejak Senin (19/2) bombardir masif lewat serangan udara dan serangan darat sedang digencarkan oleh pasukan pemerintah Suriah. Serangan terfokus di wilayah Ghouta Timur. 

Artileri berat yang dijatuhkan oleh Rezim Pemerintah Suriah tak memilih siapa yang bakal jadi targetnya. Meski target serangan digadang-gadang mengarah ke pihak oposisi pemerintah yang berbasis di Ghouta Timur, namun nyatanya ribuan warga sipil kembali menjadi korban.  

Laporan dari berbagai pihak menjadi saksi mata di Ghouta Timur mengatakan, setiap menitnya sekitar 20-30 serangan jatuh di pemukiman. Menyasar ke 10 desa-desa di sepanjang Ghouta Timur, khususnya di wilayah Hammouriyeh dan Sabka.

Sampai kabar ini dituliskan, akibat serangan udara dalam 48 jam terakhir, sedikitnya 250 warga Ghouta Timur tewas, termasuk lebih dari 50 orang anak-anak dan bayi yang tak sempat terselamatkan. Angka kematian warga sipil diperkirakan masih bakal terus bertambah, tersembunyi di balik runtuhan.


Serangan terburuk sejak tahun 2013
Syrian Observatory for Human Rights (SOHR) mengatakan, horor yang terjadi 48 jam terakhir adalah serangan terburuk dan terbesar di Ghouta Timur. Jumlah kematian dalam dua hari yang kelam di Ghouta Timur melampaui jumlah kematian pasca serangan kimia tahun 2013 lalu.

“Pesawat jet tempur Suriah tidak berhenti melintasi langit di atas Ghouta Timur. Mereka menjatuhkan rudal dari udara. Ketika serangan dari langit berhenti, mereka melanjutkan dengan menembaki kami dengan misil,” kata Shams, ibu dari dua anak di Ghouta Timur, dilansir Al-Jazeera.

Sejumlah doktor lokal di Damaskus mengatakan bahwa serangan kali ini menjadi yang paling “gila dan mematikan”.

“Kejadian ini benar-benar tidak bisa dijelaskan. Siang dan malam, rudal itu jatuh di pemukiman penduduk di Ghouta Timur. Semua dalam kekacauan. Mengingatkan kami dengan apa yang terjadi ketika warga sipil di Aleppo dibombardir beberapa tahun lalu,” ujar Khalid Abulabed, doktor lokal asal Damaskus berkata pada Al-Jazeera.
Ghouta Timur menjadi target dari rezim Pemerintah Suriah untuk melawan pihak oposisi. Tujuan utama dari rezim Bashar Al-Assad adalah merebut kembali Ghouta Timur yang menjadi basis oposisi terakhir. Sejak tahun 2013 lalu, Ghouta Timur dikepung dan diblokade. Bombardir lewat serangan udara dilakukan ke semua sudut Ghouta Timur. Menyerang warga sipil, meluluhlantakkan pemukiman juga pabrik roti, pasar, dan fasilitas lain yang menjadi tempat persediaan makanan.

Sementara itu, sampai hari ini, Ghouta Timur pun menjadi rumah bagi 400.000 populasi penduduk sipil. []

Sumber gambar: Anadolu, Reuters, Al-Jazeera
Sumber,
https://act.id

Peduli Kemanusiaan - Angka Kematian di Ghouta Timur

Peduli Kemanusiaan - Angka Kematian di Ghouta Timur Tembus 460 Jiwa

Angka Kematian di Ghouta Timur Tembus 460 Jiwa
ACTNews, GHOUTA TIMUR - Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (The Syrian Observatory for Human Rights, SOHR) kembali mengeluarkan statistik angka kematian di Ghouta Timur, Suriah. Jumat (23/2), setidaknya 462 warga sipil tewas, termasuk di antaranya 99 anak. Sementara itu, ribuan jiwa lainnya mengalami luka-luka.

Serangan udara yang terus menerus menggempur Ghouta Timur selama tujuh hari belakangan ini dinilai sebagai kondisi perang terburuk di Suriah, bahkan melebihi Aleppo pada 2016 lalu. Jet tempur secara intens membombardir rumah warga hingga fasilitas umum lainnya seperti masjid, rumah sakit, sekolah, dan bangunan lainnya. 

Mahmood Adam, anggota Pertahanan Sipil Suriah (Syrian Civil Defence), menjelaskan bagaimana kondisi terkini di Ghouta Timur seperti “malapetaka”. 

 
“Kita berbicara mengenai rentetan serangan sistematis yang menyasar warga sipil di rumah mereka, sekolah, pusat layanan kesehatan, pasar, dan beberapa area pertahanan masyarakat sipil. Ini sama saja seperti pembantaian massal,” terang Mahmood, seperti yang dilansir dari Al Jazeera.

Tidak ada yang bisa dilakukan oleh warga Ghouta Timur, yang sebagian besar merupakan para pengungsi internal (IDP). Bahkan, untuk sekadar melindungi diri dari hantaman roket perang pun mereka sulit. 

Mahmood menambahkan, banyak keluarga yang bersembunyi di ruang bawah tanah di mana mereka jarang melihat sinar matahari selama berhari-hari. Itu semua karena mereka dilingkupi rasa takut atas bombardir yang dilayangkan oleh jet-jet tempur rezim.


“Kami tidak tahu apakah kami masih bisa hidup untuk sekadar mengabari dunia tentang apa yang terjadi di sini dalam beberapa jam atau hari ke depan. Serangan udara tidak ada habisnya. Jet tempur belum juga meninggalkan langit Ghouta Timur sejak Ahad (18/2). Ini seperti perang terhadap warga sipil,” tutur Mahmood. 

Nisma al-Hatri, salah seorang penduduk Ghouta Timur, mengungkapkan betapa horornya beberapa hari belakangan ini di lingkungan rumahnya. Dentuman bom menjadi alarm pagi yang membangunkan suami beserta anak perempuannya, Sara (10), dari tidur mereka. 

“Setiap hari selalu saja seperti ini: ada bom, lalu saya membersihkan rumah yang terkena hempasan material bom di sekitar rumah, kemudian kami bersembunyi di satu ruangan, berusaha menyelamatkan diri atau mungkin meninggal bersama,” ungkap Nisma getir kepada Al Jazeera.

 
Ghouta Timur telah dikepung pihak oposisi sejak 2013. Pasang surut perang berlanjut, melibatkan oposisi, rezim, dan juga beberapa negara lainnya yang terkait. Pengepungan selama lima tahun ini membuat bantuan kemanusiaan internasional sulit mengakses Ghouta Timur. 

Ditambah dengan kondisi konflik yang makin intens seminggu belakangan ini, akses masuk pun semakin dibatasi. PBB telah menekan pihak-pihak terkait untuk segera melakukan gencatan senjata membuka akses terhadap bantuan kemanusiaan internasional, mengingat seriusnya dampak perang.


Menanggapi krisis kemanusiaan di Ghouta Timur, Aksi Cepat Tanggap (ACT) telah memberangkatkan Tim Sympathy of Solidarity (SOS) for Syria menuju Suriah, Jumat (23/2) dini hari. Insya Allah, bantuan langsung berupa Dapur Umum dan makanan siap santap akan didistribusikan bagi para pengungsi yang mencoba menyelamatkan diri dari Ghouta Timur. Bantuan pangan menjadi salah kebutuhan pokok yang amat dibutuhkan para pengungsi Ghouta Timur saat ini. []

Sumber,

Antara Zakat, Sedekah, Infak, Hibah, dan Hadiah

Antara Zakat, Sedekah, Infak, Hibah, dan Hadiah

Pertanyaan:

Bismillah

Assalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh

Barakallahu fikum Ustadz

Afwan, ana ingin bertanya, apakah ada perbedaan antara zakat, infaq, dan shodaqoh? Jika ada dalam hal apa saja perbedaan 3 hal tersebut?

Jazakumullahu khairan Ustadz atas jawabannya

Dari: Hamba Allah

Jawaban:

Wa’alaikumussalam warahmatullah wabarakatuh

Pendahuluan:

Alhamdulillah, shalawat dan salam semoga senantiasa dilimpahkan kepada Nabi Muhammad, keluarga dan sahabatnya.

Memahami berbagai istilah yang berlaku dalam disiplin ilmu apapun sangatlah penting, tanpa terkecuali ilmu syariat. Oleh karena itu, sejak dahulu para ulama senantiasa menjabarkan pemahaman berbagai istilah yang yang berlaku pada setiap bab dengan detail.

Seakan tidak ingin ketinggalan, Ibnul Qayyim termasuk salah satu ulama yang paling gigih menekankan pentingnya penggunaan berbagai istilah syariat sebagaimana digunakan dalam Alquran dan hadis. Terlebih bagi para ulama yang bertugas menjelaskan hukum-hukum syariat kepada masyarakat luas. Beliau beralasan atas penekanannya ini bahwa penggunaan istilah syariat dengan benar dapat menyelamatkan kita dari kesalahan dalam memahami hukum Allah ‘Azza wa Jalla. Dan sebaliknya salah memahami atau salah penempatan istilah syariat dapat berakibat fatal bagi pemahaman Anda tentang syariat Allah ‘Azza wa Jalla.

Sebagaimana beliau juga memberikan peringatan bahwa di tengah masyarakat telah meraja lela penggunaan istilah-istilah syariat yang tidak sebagaimana mestinya. Akibat dari kecerobohan ini terjadilah penyimpangan dan kesalahan fatal dalam kehidupan beragama masyarakat. (I’ilamul Muwaqiin, 4:216).

Menyadari hal ini, saya mengajak Anda untuk lebih jauh mengenal dengan baik berbagai istilah syariat. Harapannya Anda semakin dekat dengan agama Allah, dan selanjutnya Allah-pun semakin dekat dengan Anda.

Mengenal Arti Zakat

Di masyarakat beredar pemahaman bahwa zakat adalah sejumlah harta yang telah ditentukan jenis, kadar, dan yang dibayarkan berhak menerimanya pada waktu yang telah ditentukan pula. Dan zakat inilah yang merupakan salah satu rukun agama Islam. Allah tegaskan dalam Alquran, yang artinya,

“Dan dirikanlah salat, tunaikanlah zakat dan rukuklah beserta orang-orang yang rukuk.” (QS. Al Baqarah 43)

Pemahaman di atas benar, namun perlu diingat kadangkala para ulama menggunakan kata zakat pada zakat sunah.

Ibnul Arabi berkata: Kata zakat digunakan untuk menyebut zakat wajib, namun kadang kala juga digunakan untuk menyebut zakat sunah, nafkah, hak, dan memaafkan suatu kesalahan.” (Fathul Bari, 3:296)

Mengenal Makna Sedekah

Kata sedekah dalam banyak dalil memiliki makna yang sama dengan kata zakat, sebagaimana disebutkan pada ayat berikut, yang artinya,

“Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka.” (QS. At Taubah: 103)

Dalam hadis yang shahih, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Bila anak Adam meninggal dunia maka seluruh pahala amalannya terputus, kecuali pahala tiga amalan: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak shaleh yang senantiasa mendoakan kebakan untuknya.” (HR. at-Tirmidzi dan lainnya)

Berdasarkan ini semua, Imam Mawardi menyimpulkan: Sedekah adalah zakat dan zakat adalah sedekah. Dua kata yang berbeda teksnya namun memiliki arti yang sama. (al-Ahkam as-Sulthaniyyah, Hal. 145)

Dengan demikian sedekah mencakup yang wajib dan mencakup pula yang sunah, asalkan bertujuan untuk mencari keridhaan Allah ‘Azza wa Jalla semata. Oleh karena itu, sering kali Anda tidak perduli bahkan mungkin tidak merasa perlu untuk mengenal nama penerimanya.

Walau demikian, dalam beberapa dalil, kata sedekah memiliki makna yang lebih luas dari sekedar membayarkan sejumlah harta kepada orang lain. Sedekah dalam beberapa dalil digunakan untuk menyebut segala bentuk amal baik yang berguna bagi orang lain atau bahkan bagi diri sendiri.

Suatu hari sekelompok sahabat miskin mengadu kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam perihal rasa cemburu mereka terhadap orang-orang kaya. Orang-orang kaya mampu mengamalkan sesuatu yang tidak kuasa mereka kerjakan yaitu menyedekahkan harta yang melebihi kebutuhan mereka. Menanggapi keluhan ini, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memberikan solusi kepada mereka melalui sabdanya:

“Bukankah Allah telah membukakan bagi kalian pintu-pintu sedekah? Sejatinya setiap ucapan tasbih bernilai sedekah bagi kalian, demikian juga halnya dengan ucapan takbir, tahmid, dan tahlil. Sebagaimana memerintahkan kebajikan dan melarang kemungkaran juga bernilai sedekah bagi kalian. Sampai pun melampiaskan syahwat kemaluan kalian pun bernilai sedekah.” Tak ayal lalgi para sahabat keheranan mendengar penjelasan beliau ini, sehingga mereka kembali bertanya: “Ya Rasulullah, apakah bila kita memuaskan syahwat, kita mendapatkan pahala?” Beliau menjawab: “Bagaimana pendapatmu bila ia menyalurkannya pada jalan yang haram, bukankah dia menanggung dosa?” Demikian pula sebaliknya bila ia menyalurkannya pada jalur yang halal, maka iapun mendapatkan pahala. (HR. Muslim)

Mengenal Makna Infak

Kata infak dalam dalil-dalil Alquran, hadis dan juga budaya ulama memiliki makna yang cukup luas, karena mencakup semua jenis pembelanjaan harta kekayaan. Allah Ta’ala berfirman, yang artinya:

“Dan orang-orang yang apabila membelanjakan (harta), mereka tidak berlebih-lebihan, dan tidak (pula) kikir, dan adalah (pembelanjaan itu) di tengah-tengah antara yang demikian.” (QS. Al-Furqan: 67).

Hal serupa juga nampak dengan jelas pada sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berikut:

“Kelak pada hari Qiyamat, kaki setiap anak Adam tidak akan bergeser dari hadapan Allah hingga ditanya perihal lima hal: umurnya untuk apa ia habiskan, masa mudanya untuk apa ia lewatkan, harta kekayaannya dari mana ia peroleh dan kemana ia infakkan (belanjakan) dan apa yang ia lakukan dengan ilmunya.” (HR. at-Tirmidzi)

Kemanapun dan untuk tujuan apapun, baik tujuan yang dibenarkan secara syariat ataupun diharamkan, semuanya disebut dengan infak. Oleh karena itu, mari kita simak kisah perihal ucapan orang-orang munafik yang merencanakan kejahatan kepada Rasulullah dan para sahabatnya, Allah ceritakan, yang artinya,

“Sesungguhnya orang-orang kafir menafkahkan harta mereka untuk menghalangi (orang) dari jalan Allah. Mereka akan menafkahkan harta itu, kemudian menjadi penyesalan bagi mereka, dan mereka akan dikalahkan. Dan ke dalam neraka Jahanamlah orang-orang kafir itu dikumpulkan.” (QS. Al-Anfal: 36)

Oleh karena itu pada banyak dalil perintah untuk berinfak disertai dengan penjelasan infak di jalan Allah, sebagaimana pada ayat berikut, yang artinya,

“Dan infakkanlah/belanjakanlah (harta bendamu) di jalan Allah.” (QS. Al-Baqarah: 195)

Mengenal Makna Hibah

Ketika Anda memberikan sebagian harta kepada orang lain, pasti ada tujuan tertentu yang hendak Anda capai. Bila tujuan utama dari pemberian Anda adalah rasa iba dan keinginan menolong orang lain, maka pemberian ini diistilahkan dalam syariat Islam dengan hibah. Rasa iba yang menguasai perasaan Anda ketika mengetahui atau melihat kondisi penerima pemberian lebih dominan dibanding kesadaran untuk memohon pahala dari Allah. Sebagai contoh, mari kita simak ucapan sahabat Abu Bakar ketika membatalkan hibahnya kepada putri beliau tercinta Aisyah radhiyallahu ‘anha:

“Wahai putriku, tidak ada orang yang lebih aku cintai agar menjadi kaya dibanding engkau dan sebaliknya tidak ada orang yang paling menjadikan aku berduka bila ia ditimpa kemiskinan dibanding engkau. Sedangkan dahulu aku pernah memberimu hasil panen sebanyak 20 wasaq (sekitar 3.180 Kg). Bila pemberian ini telah engkau ambil, maka yang sudah tidak mengapa, namun bila belum maka pemberianku itu sekarang aku tarik kembali menjadi bagian dari harta warisan peninggalanku.” (HR. Imam Malik)

Mengenal Makna Hadiah

Diantara bentuk pemberian harta kepada orang lain yang juga banyak dikenal oleh masyarakat ialah hadiah. Dan saya yakin Anda pernah memberikan suatu hadiah kepada orang lain atau mungkin juga Anda menerimanya dari orang lain. Tentu Anda menyadari bahwa hadiah Anda tidaklah Anda berikan kepada sembarang orang, apalagi orang yang belum Anda kenal. Hanya orang-orang spesial dalam hidup Anda yang berhak mendapatkan hadiah Anda.

Hadiah yang Anda berikan kepada seseorang, sejatinya hanyalah salah satu bentuk dari penghargaan Anda kepadanya. Sebagaimana melalui hadiah yang Anda berikan, seakan Anda ingin meningkatkan keeratan hubungan antara Anda berdua. Demikianlah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengartikan makna hadiah dalam kehidupan masyarakat melalui sabdanya:

“Hendaknya kalian saling memberi hadiah niscaya kalian saling cinta mencintai.” (HR. Bukhari dalam kitab al-Adab al-Mufrad)

Berdasarkan ini, Anda dapat mengetahui berbagai pemberian yang selama ini oleh berbagai pihak disebut dengan hadiah, semisal hadiah pada pembelian suatu produk, atau undian atau lainnya. Pemberian-pemberian ini sejatinya tidak layak disebut hadiah, mengingat semuanya sarat dengan tujuan komersial, dan bukan untuk meningkatkan keeratan hubungan yang tanpa pamrih.
Catatan Redaksi Pengusaha Muslim

Uraian di atas adalah artikel yang ditulis Dr. Muhammad Arifin Baderi dan telah diterbitkan di majalah Pengusaha Muslim edisi 29. Pada edisi ini, majalah Pengusaha Muslim secara khusus mengupas seputar zakat, infaq, dan sedekah.

Diantara artikel:

1. Sedekah Biar Kaya,

Di tulisan ini, Dr. Muhammad Arifin Baderi menjelaskan status sedekah seseorang yang motivasinya untuk dunia, sebagaimana yang banyak digencarkan para motivator sedekah dan zakat.

2. Zakat Fitrah dengan Uang,

Secara khusus Dr. Erwandi Tarmidzi mengupas polemik zakat fitrah dengan uang, berikut pertimbangan pendapat yang lebih kuat. Masalahnya genting, karena menyangkut sah dan tidaknya zakat yang disalurkan.

3. Haruskah Zakat di Bulan Ramadhan,

Artikel ini ditulis oleh Ustadz Kholid Samhudi, Lc. Beliau mengkritisi sikap beberapa orang yang hanya mau mengeluarkan zakat di bulan Ramadhan, padahal bisa jadi deadline zakatnya sebelum itu. Beliau juga tak lupa memberikan solusi praktis bagi yang sangat ngebet untuk berzakat di bulan Ramadhan.

4. Amil Zakat ilegal,

Masih bersama Dr. Muhammad Arifin Baderi. Artikel ini merupakan komentar beliau terkait merebaknya berbagai amil zakat ilegal (tidak resmi dari pemerintah), dan bagaimana status zakat yang dibayarkan.

5. Zakat Profesi,

Dr. Erwandi Tarmidzi menyebutkan berbagai dalil yang menunjukkan tidak benarnya zakat profesi.

6. Cara Menghitung Zakat Mal,

Sebagai panduan yang tak terpisahkan dari majalah, pada rubrik zakat, Ustadz Muhammad Yasir, Lc. Secara khusus mengupas cara perhitungan zakat mal dan perdagangan.

Bagi Anda yang berminat mendapatkan majalah Pengusaha Muslim edisi 29 versi cetak, Anda bisa menghubungi: majalah.pengusahamuslim.com. Anda juga bisa mendapatkan versi ebook, di: shop.pengusahamuslim.com

Semoga bermanfaat.

Read more https://konsultasisyariah.com/14239-beda-zakat-sedekah-infak-hibah-dan-hadiah.html

Hukum Asuransi - PenaSahabat.Or.Id

Hukum Asuransi - PenaSahabat.Or.Id

Seakan-akan masa depan seseorang selalu suram. Akan terjadi kecelakaan, rumah tidak aman dan bisa saja terbakar atau terjadi pencurian, perusahaan pun tidak bisa dijamin berjalan terus, pendidikan anak bisa jadi tiba-tiba membutuhkan biaya besar di tahun-tahun mendatang. Itulah gambaran yang digembosi pihak asuransi. Yang digambarkan adalah masa depan yang selalu suram. Tidak ada rasa tawakkal dan tidak percaya akan janji Allah yang akan selalu memberi pertolongan dan kemudahan. Kenapa asuransi yang selalu dijadikan solusi untuk masa depan? Ulasan sederhana kali ini akan mengulas mengenai asuransi dan bagaimanakah seharusnya kita bersikap.

Mengenal Asuransi

Asuransi adalah istilah yang digunakan untuk merujuk pada tindakan, sistem, atau bisnis dimana perlindungan finansial (atau ganti rugi secara finansial) untuk jiwa, properti, kesehatan dan lain sebagainya mendapatkan penggantian dari kejadian-kejadian yang tidak dapat diduga yang dapat terjadi seperti kematian, kehilangan, kerusakan atau sakit, di mana melibatkan pembayaran premi secara teratur dalam jangka waktu tertentu sebagai ganti polis yang menjamin perlindungan tersebut. (Wikipedia)

Berbagai Alasan Terlarangnya Asuransi

Berbagai jenis asuransi asalnya haram baik asuransi jiwa, asuransi barang, asuransi dagang, asuransi mobil, dan asuransi kecelakaan. Secara ringkas, asuransi menjadi bermasalah karena di dalamnya terdapat riba, qimar (unsur judi), dan ghoror (ketidak jelasan atau spekulasi tinggi).

Berikut adalah rincian mengapa asuransi menjadi terlarang:

1. Akad yang terjadi dalam asuransi adalah akad untuk mencari keuntungan (mu’awadhot). Jika kita tinjau lebih mendalam, akad asuransi sendiri mengandung ghoror (unsur ketidak jelasan). Ketidak jelasan pertama dari kapan waktu nasahab akan menerima timbal balik berupa klaim. Tidak setiap orang yang menjadi nasabah bisa mendapatkan klaim. Ketika ia mendapatkan accident atau resiko, baru ia bisa meminta klaim. Padahal accident di sini bersifat tak tentu, tidak ada yang bisa mengetahuinya. Boleh jadi seseorang mendapatkan accident setiap tahunnya, boleh jadi selama bertahun-tahun ia tidak mendapatkan accident. Ini sisi ghoror pada waktu.

Sisi ghoror lainnya adalah dari sisi besaran klaim sebagai timbal balik yang akan diperoleh. Tidak diketahui pula besaran klaim tersebut. Padahal Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam telah melarang jual beli yang mengandung ghoror atau spekulasi tinggi sebagaimana dalam hadits dari Abu Hurairah, ia berkata,

نَهَى رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- عَنْ بَيْعِ الْحَصَاةِ وَعَنْ بَيْعِ الْغَرَرِ

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang dari jual beli hashoh (hasil lemparan kerikil, itulah yang dibeli) dan melarang dari jual beli ghoror (mengandung unsur ketidak jelasan)” (HR. Muslim no. 1513).

2. Dari sisi lain, asuransi mengandung qimar atau unsur judi. Bisa saja nasabah tidak mendapatkan accident atau bisa pula terjadi sekali, dan seterusnya. Di sini berarti ada spekulasi yang besar. Pihak pemberi asuransi bisa jadi untung karena tidak mengeluarkan ganti rugi apa-apa. Suatu waktu pihak asuransi bisa rugi besar karena banyak yang mendapatkan musibah atau accident. Dari sisi nasabah sendiri, ia bisa jadi tidak mendapatkan klaim apa-apa karena tidak pernah sekali pun mengalami accident atau mendapatkan resiko. Bahkan ada nasabah yang baru membayar premi beberapa kali, namun ia berhak mendapatkan klaimnya secara utuh, atau sebaliknya. Inilah judi yang mengandung spekulasi tinggi. Padahal Allah jelas-jelas telah melarang judi berdasarkan keumuman ayat,

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا إِنَّمَا الْخَمْرُ وَالْمَيْسِرُ وَالْأَنْصَابُ وَالْأَزْلَامُ رِجْسٌ مِنْ عَمَلِ الشَّيْطَانِ فَاجْتَنِبُوهُ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

“Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamar, maysir (berjudi), (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan” (QS. Al Maidah: 90). Di antara bentuk maysir adalah judi.

3. Asuransi mengandung unsur riba fadhel (riba perniagaan karena adanya sesuatu yang berlebih) dan riba nasi’ah (riba karena penundaan) secara bersamaan. Bila perusahaan asuransi membayar ke nasabahnya atau ke ahli warisnya uang klaim yang disepakati, dalam jumlah lebih besar dari nominal premi yang ia terima, maka itu adalah riba fadhel. Adapun bila perusahaan membayar klaim sebesar premi yang ia terima namun ada penundaan, maka itu adalah riba nasi’ah (penundaan). Dalam hal ini nasabah seolah-olah memberi pinjaman pada pihak asuransi. Tidak diragukan kedua riba tersebut haram menurut dalil dan ijma’ (kesepakatan ulama).

4. Asuransi termasuk bentuk judi dengan taruhan yang terlarang. Judi kita ketahui terdapat taruhan, maka ini sama halnya dengan premi yang ditanam. Premi di sini sama dengan taruhan dalam judi. Namun yang mendapatkan klaim atau timbal balik tidak setiap orang, ada yang mendapatkan, ada yang tidak sama sekali. Bentuk seperti ini diharamkan karena bentuk judi yang terdapat taruhan hanya dibolehkan pada tiga permainan sebagaimana disebutkan dalam hadits Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لاَ سَبَقَ إِلاَّ فِى نَصْلٍ أَوْ خُفٍّ أَوْ حَافِرٍ

“Tidak ada taruhan dalam lomba kecuali dalam perlombaan memanah, pacuan unta, dan pacuan kuda” (HR. Tirmidzi no. 1700, An Nasai no. 3585, Abu Daud no. 2574, Ibnu Majah no. 2878. Dinilai shahih oleh Syaikh Al Albani). Para ulama memisalkan tiga permainan di atas dengan segala hal yang menolong dalam perjuangan Islam, seperti lomba untuk menghafal Al Qur’an dan lomba menghafal hadits. Sedangkan asuransi tidak termasuk dalam hal ini.

5. Di dalam asuransi terdapat bentuk memakan harta orang lain dengan jalan yang batil. Pihak asuransi mengambil harta namun tidak selalu memberikan timbal balik. Padahal dalam akad mu’awadhot (yang ada syarat mendapatkan keuntungan) harus ada timbal balik. Jika tidak, maka termasuk dalam keumuman firman Allah Ta’ala,

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا لَا تَأْكُلُوا أَمْوَالَكُمْ بَيْنَكُمْ بِالْبَاطِلِ إِلَّا أَنْ تَكُونَ تِجَارَةً عَنْ تَرَاضٍ مِنْكُمْ

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil, kecuali dengan jalan perniagaan yang berlaku saling ridho di antara kamu” (QS. An Nisa’: 29). Tentu setiap orang tidak ridho jika telah memberikan uang, namun tidak mendapatkan timbal balik atau keuntungan.

6. Di dalam asuransi ada bentuk pemaksaan tanpa ada sebab yang syar’i. Seakan-akan nasabah itu memaksa accident itu terjadi. Lalu nasabah mengklaim pada pihak asuransi untuk memberikan ganti rugi padahal penyebab accident bukan dari mereka. Pemaksaan seperti ini jelas haramnya.

[Dikembangkan dari penjelasan Majlis Majma Fikhi di Makkah Al Mukarromah, KSA]

“Masa Depan Selalu Suram” Ganti dengan “Tawakkal”

Dalam rangka promosi, yang ditanam di benak kita oleh pihak asuransi adalah masa depan yang selalu suram. “Engkau bisa saja mendapatkan kecelakaan”, “Pendidikan anak bisa saja membengkak dan kita tidak ada persiapan”, “Kita bisa saja butuh pengobatan yang tiba-tiba dengan biaya yang besar”. Itu slogan-slogan demi menarik kita untuk menjadi nasabah di perusahaan asuransi. Tidak ada ajaran bertawakkal dengan benar. Padahal tawakkal adalah jalan keluar sebenarnya dari segala kesulitan dan kekhawatiran masa depan yang suram. Karena Allah Ta’ala sendiri yang menjanjikan,

وَمَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَلْ لَهُ مَخْرَجًا (2) وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ وَمَنْ يَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُ

“Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan Mengadakan baginya jalan keluar, dan memberinya rezki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. dan Barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya” (QS. Ath Tholaq: 2-3).

Tawakkal adalah dengan menyandarkan hati kepada Allah Ta’ala. Namun bukan cukup itu saja, dalam tawakkal juga seseorang mengambil sebab atau melakukan usaha. Tentu saja, sebab yang diambil adalah usaha yang disetujui oleh syari’at. Dan asuransi sudah diterangkan adalah sebab yang haram, tidak boleh seorang muslim menempuh jalan tersebut. Untuk membiayai anak sekolah, bisa dengan menabung. Untuk pengobatan yang mendadak tidak selamanya dengan solusi asuransi kesehatan. Dengan menjaga diri agar selalu fit, juga persiapan keuangan untuk menjaga kondisi kecelakaan tak tentu, itu bisa sebagai solusi dan preventif yang halal. Begitu pula dalam hal kecelakaan pada kendaraan, kita mesti berhati-hati dalam mengemudi dan hindari kebut-kebutan, itu kuncinya.

Yang kami saksikan sendiri betapa banyak kecelakaan terjadi di Saudi Arabia dikarenakan banyak yang sudah mengansuransikan kendaraannya. Jadi, dengan alasan “kan, ada asuransi”, itu jadi di antara sebab di mana mereka asal-asalan dalam berkendaraan. Jika mobil rusak, sudah ada ganti ruginya. Oleh karenanya, sebab kecelakaan meningkat bisa jadi pula karena janji manis dari asuransi.

Ingatlah setiap rizki tidak mungkin akan luput dari kita jika memang itu sudah Allah takdirkan. Kenapa selalu terbenak dalam pikiran dengan masa depan yang suram? Dari Jabir bin ‘Abdillah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا اللَّهَ وَأَجْمِلُوا فِى الطَّلَبِ فَإِنَّ نَفْسًا لَنْ تَمُوتَ حَتَّى تَسْتَوْفِىَ رِزْقَهَا وَإِنْ أَبْطَأَ عَنْهَا فَاتَّقُوا اللَّهَ وَأَجْمِلُوا فِى الطَّلَبِ خُذُوا مَا حَلَّ وَدَعُوا مَا حَرُمَ

“Wahai umat manusia, bertakwalah engkau kepada Allah, dan tempuhlah jalan yang baik dalam mencari rezeki, karena sesungguhnya tidaklah seorang hamba akan mati, hingga ia benar-benar telah mengenyam seluruh rezekinya, walaupun terlambat datangnya. Maka bertakwalah kepada Allah, dan tempuhlah jalan yang baik dalam mencari rezeki. Tempuhlah jalan-jalan mencari rezeki yang halal dan tinggalkan yang haram” (HR. Ibnu Majah no. 2144, dikatakan shahih oleh Syaikh Al Albani).

Penutup

Dari penjelasan di atas tentu saja kita dapat menyimpulkan haramnya asuransi, apa pun jenisnya jika terdapat penyimpangan-penyimpangan di atas meskipun mengatasnamakan “asuransi syari’ah” sekali pun. Yang kita lihat adalah hakekatnya dan bukan sekedar nama dan slogan. Seorang muslim jangan tertipu dengan embel syar’i belaka. Betapa banyak orang memakai slogan “syar’i”, namun nyatanya hanya sekedar bualan.

Nasehat kami, seorang muslim tidak perlu mengajukan premi untuk tujuan asuransi tersebut. Klaim yang diperoleh pun jelas tidak halal dan tidak boleh dimanfaatkan. Kecuali jika dalam keadaan terpaksa mendapatkannya dan sudah terikat dalam kontrak kerja, maka hanya boleh memanfaatkan sebesar premi yang disetorkan semacam dalam asuransi kesehatan dan tidak boleh lebih dari itu. Jika seorang muslim sudah terlanjur terjerumus, berusahalah meninggalkannya, perbanyaklah istighfar dan taubat serta perbanyak amalan kebaikan. Jika uang yang ditanam bisa ditarik, itu pun lebih ahsan (baik).

Catatan: Asuransi yang kami bahas di atas adalah asuransi yang bermasalah karena terdapat pelanggaran-pelanggaran sebagaimana yang telah disebutkan. Ada asuransi yang disebut dengan asuransi ta’awuni yang di dalamnya hanyalah tabarru’at (akad tolong menolong) dan asuransi seperti ini tidaklah bermasalah. Barangkali perlu ada bahasan khusus untuk mengulas lebih jauh mengenai asuransi tersebut. Semoga Allah mudahkan dan memberikan kelonggaran waktu untuk membahasnya.

Wallahu waliyyut taufiq was sadaad.

Referensi: Akhthou Sya-i’ah fil Buyu’, Sa’id ‘Abdul ‘Azhim, terbitan Darul Iman.

@ Ummul Hamam, Riyadh, KSA, 21 Rabi’uts Tsani 1433 H
Penulis: Muhammad Abduh Tuasikal
Artikel Muslim.Or.Id

Dana Sosial Awal Tahun 2018 [01] - SSBSCommunity

Dana Sosial Awal Tahun 2018
SSBS Community - XploreWisata
Sebagai bentuk syukur kami [ SSBS Community - XploreWisata - Agen Masker Jogja - Kripik Herbal Az Zahra ] maka kami bermaksud mengajak sahabat sahabat kami untuk menyisihkan sebagian rejeki yang kami miliki untuk diberikan kepada sesama.

Alhamdulillah,
Pada saat informasi ini kami susun dana yang terkumpul sebanyak,
Jum'at, 26 Januari 2018 - Tersalurkan
Donate to Mushola Bukateja [ PJ Mas Ajiz Mustofa ]
  • 100.000 Syarifain Ghafur [ SSBS Community / XploreWisata ]
  • 100.000 Fitri Anisa [ SSBS Community / Agen Masker Jogja ]
  • 100.000 Hamba Allah_L_Bantul [ SSBS Community ]
  • 100.000 Hamba Allah_A_Bantul [ SSBS Community ]
  •   50.000 Hamba Allah_M_Bantul [ SSBS Community ]
  • 150.000 Hamba Allah_E_Jogja [ XploreWisata ]
  • 100.000 Hamba Allah_H_Klaten [ SSBS Community ]
  • 200.000 Hamba Allah_B_Jakarta [ XploreWisata ]
  • 300.000 Hamba Allah_Y_Jakarta [ XploreWisata ]
Total Tersalurkan 1.200rb

Donate Media Dakwah Madina
[ info ] kami sertakan di bawah postingan ini
Total Tersalurkan Rp. 120.000,00
Total Kebutuhan Rp. 60.000.000,00
Donate Kemanusiaan
[ info ] http://www.infaqdakwahcenter.com/m/news/394/kaki-mahasiswi-akademi-dakwah-ini-membusuk-kecelakaan-motor-butuh-biaya-operasi-14-juta-ayo-bantu

  • 103.000 Syarifain Ghafur [ SSBS Community / XploreWisata ]
  • 100.000 Fitri Anisa ( Titipan ) [ SSBS Community / Agen Masker Jogja]
Total Tersalurkan Rp. 203.000,00
Total Kebutuhan Rp. 14.000.000,00

Jazaakumullah Khairan Katsiran ☺
Terima Kasih Atas Kepercayaannya. Semoga Allah membalas dengan balasan yang lebih baik dan terkabul doa doa yang dipanjatkan.
 ====================
Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik. Saba’/34 : 39

Tidaklah para hamba berada di pagi hari kecuali di dalamnya terdapat dua malaikat yang turun. Salah satunya berdo’a, ‘Ya Allah, berikanlah kepada orang yang berinfak ganti (dari apa yang ia infakkan)’. Sedang yang lain berkata, ‘Ya Allah, berikanlah kepada orang yang menahan (hartanya) kebinasaan (hartanya). Shahihul Bukhari, Kitab Az-Zakah, Bab Firman Allah Tentang Do’a : Ya Allah, berikanlah ganti kepada orang yang menginfakkan hartanya’ no. 1442, 3/304
====================

Pengalihan Dana - Darurat Banjir Telah Usai


Pengalihan Dana - Darurat Banjir Telah Usai
Saldo Sisa Rp. 1.253.000,00

Telah menjadi perhatian kita bersama bahwa awal Desember 2017 darudat Banjir di Yogyakarta sudah mulai menyurut. Sebagai bentuk kemanrian kami pun mendukung program tersebut agar masyarakat saling bahu membahu membenahi sarana dan prasarana.

Namun dengan kesadaran bersama hampir semua lokasi sudah mencukupi baik dari segi logistik, sarana dan pendukungnya.

Sebagai bentuk pertanggung jawaban kami atas dana yang berhasil kami himpun sesuai dengan laporan dalam web http://www.penasahabat.or.id/2017/12/tersalurkan-bakti-sosial-akhir-tahun.html kami masih menyimpan sebagian dana donasi.

Sudah kami tawarkan kepada relawan yang turun ke lapangan namun tidak mendapatkan respon sehingga kami perlu menawarkan dan mengambil sikap memanfaatkan dana tersebut.

Mari yang merasa mendapatkan amanah untuk menyalurkan dari para donatur, untuk menanyakan apakah uangnya boleh kami manfaatkan untuk keperluan sosial yang lain ??

Kami mempunyai 3 opsi, yakni Dana Kemanusiaan Palestina, Dana Sosial Panti Jompo dan Yatim Duafa. Untuk pemilihan penyaluran masih kami musyawarahkan.

Bagi yang kurang berkenan untuk pengalihan dana tersebut dimohon komen dan menyertakan Bank / No Rekening / Nama Pemilik Rekening yang in syaa Allah akan kami kembalikan maksimal akhir bulan Januari 2018.

Bagi yang berkenan mohon komen,
Nama : Anymous / Silahkan dengan menyertakan Inisial 
YA_kami mendukung pengalihan donasinya

Bantulah kami untuk memantabkan langkah kami,
Kami tunggu sampai pertengahan Januari 2018

Setelah itu kami akan mengenolkan kembali saldo sosial kami,
Dan membuka saldo sosial untuk pemanfaatan yang lain.

Sekians...Mohon kerjasamanya dari segenap relawan yang telah membantu menerima donasi untuk konfirmasi ke semua donatur...

[Tersalurkan] Bakti Sosial Akhir Tahun 2017

Pasukan Siap Berani Capek
 [Tersalurkan] Bakti Sosial Akhir Tahun 2017

Alhamdulillah, dengan segala keridhaan Allah Subhanahu wa Ta'ala, kami SSBS Community - PenaSahabat - MItra Sahabat telah menyalurkan bantuan pada hari, Ahad, 03 Desember 2017 [14 Rabiul Awal 1439 H].

Bantuan yang berhasil kami terima yakni berupa,
Donasi Dalam Bentuk Barang Tidak Kami Laporkan,
Karena Dalam Penyaluran / Packing kami jadikan satu dan karena keterbatasan SDM maka semua barang kami jadikan satu sehingga kami kesulitan untuk mengidentifikasi donaturnya.

Donasi Dana sebesar,
Syarifain Ghafur
  • 200.000 UA Demak Hamba Allah
  • 25.000 ANS UNY Hamba Allah
  • 1.000.000 Mrs Ses [50% Masjid, 50% Sosial] Hamba Allah
  • 100.000 L Imogiri  Hamba Allah
  • 100.000 MS Hamba Allah
Total 1.425.000
Fitri Anisa
  • 150.000 S Hamba Allah
  • 80.000 V  Hamba Allah
  • 50.000 MS Hamba Allah
  • 50.000 F Gamping  Hamba Allah
  • 50.000 C Hamba Allah 
  • 152.000 Riset Yoshugi [Kencleng]
  • 20.000 O Hamba Allah 
  • 50.000 HMR Hamba Allah  
Total 602.000
Aprila Tanjung Mulia
  • 250.000  Hamba Allah PAM Surya Global
  • 50.000 Hamba Allah RN Mountain Guide
  • 200.000 Hamba Allah ATM Perwacy
  • 15.000 Hamba Allah
Total 515.000

Ayu Malina
  • 100.000 Hamba Allah
  • 100.000 Hamba Allah
  • 100.000 Hamba Allah
  • 100.000 Hamba Allah
  • 100.000 Hamba Allah
Total 500.00
Husnul Khotimah
  • 200rb  Hamba Allah
  • 150rb  Hamba Allah
Total 350.000
Dana Jualan,
  • Pasar Murah di Nangsri Kidul 624.000
  • Pasar Murah di Plebengan Lor 453.000
Total 1.077.000

Sehingga Total Dana Yang Berhasil Kami Kumpulkan sebanyak,
  • 1.425.000 Syarifain Ghafur
  • 602.000 Fitri Anisa
  • 515.000 Aprila Tanjung Mulia
  • 500.000 Ayu Malina
  • 350.000 Husnul Khotimah
Total 1.967.000
  •  1.077.000 Pasar Murah 
Total Donasi Keseluruhan
1.425.000 + 1.967.000 + 1.077.000 = 4.469.000

Pengeluaran,
  • 191.000 Toko Balad [Bantal, Guling]
  • 1.390.000 Toko Balad [Kasur Busa, Kasur Lipat]
  • 390.000 Toko Empat Lima [Bantal]
  • 545.000 Meubel Tri Rejeki [Kasur Lipat, Bantal]
Total 2.516.000

  • 700.000 Pak Ruswanto [Untuk Masjid + Operasional]
Total Pengeluaran,
2.516.000 + 700.000 = 3.216.000

Sisa / Cadangan Dana Sosial,
4.469.000 - 3.216.000 = 1.253.000

Sisa / Cadangan Dana Sosial ini akan kami perbantukan kepada segenap relawan / warga yang membutuhkan bantuan dana untuk belanja alat kebersihan. Bagi yang berminat bisa langsung menghubungi 085 643 455 685 [dalam waktu dekat]

Namun jika tidak ada yang menghubungi akan kami pergunakan untuk membantu warga yang membutuhkan bantuan [baik terdampak banjir Yogyakarta / memang memerlukan bantuan].

KRONOLOGI PENYALURAN
Awalnya kami mengira bahwa area terdampak banjir Siklon Cempaka masih luas, namun setelah kami berdialog dengan beberapa perangkat desa hampir 90% kebutuhan sudah lebih dari cukup. Sebagian korban terdampak sudah kembali ke rumah masing masing namun yang masih menjadi kendala adalah barang yang tidak sempat terselamatkan.

Setelah berdialog akhirnya kami mendapati bahwa ada keluarga yang perabot untuk tidur [kasur, bantal, guling, selimut] masih basah dan belum sempat mencucinya sehingga moment itulah yang menjadi tujuan sosial kami.

Dalam kesempatan kali ini membelikan kasur lipat, bantal, guling untuk 5 KK di Semanu dan sebagian besar di Dlingo.

Karena toko belanja semua kehabisan stok dan area sudah terpenuhi semua maka kami menahan sebagian dana sebagai dana cadangan [ada beberapa keluarga yang masih membutuhkan bantuan sembako / lain lain untuk beberapa bulan ke depan]

PENJUALAN BARANG DONASI
Mungkin sebagian donatur akan bertanya tanya barang yang sudah diikhlaskan kenapa kami menjualnya. Tentu kami menggunakan asas kebermanfaatan

Menurut salah satu relawan di posko,
Sembako, Pakaian dan lain lain sudah hampir menumpuk di Posko Kemanusiaan yang ada sehingga kami menukarkannya dengan uang untuk dibelanjakan.  

Alhamdulillah respon positif dari warga sehingga dana yang kami terima bertambah banyak dan in syaa Allah akan lebih bisa memberi manfaat yang lebih banyak.

Karena alasan itulah kami menukar kain dengan kasur, bantal dan guling. Semoga donatur mendapatkan balasan yang lebih baik. Dan sebaik baik balasan adalah dimasukkannya para donatur dan keluarga donatur ke surgaNya tanpa Hisab. Aamiin ya Rabbal'alamin

Jazaakumullahi khairan katsiran.

AKHIR KATA
Demikianlah laporan ini kami susun, atas partisipasi dan kepercayaannya kami ucapkan terima kasih.
Persiapan Sejak [Sabtu, 02 Desember 2017 jam 15.00] Selesai [Ahad, 03 Desember 22.00]

Proses Pemilihan Yang Masih Layak dan Tidak
 
Hasil Sortir Sebelum Dilsaurkan

Bersih Adalah Cermin Manusia Beriman

Jika Kesulitan Sendiri Maka Bersama

Dengan Bersama Akan Lebih Memudahkan
Kunjungan AMSEL Berbah Sleman

Kunjungan AMSEL Berbah Sleman
Pasar Murah Nangsri Kidul

Pasar Murah Nangsri Kidul

Pasar Murah Nangsri Kidul

Pasar Murah Nangsri Kidul
Pasar Murah Pablengan [tidak ada dokumentasi karena sudah menjalankan kegiatan masing masing, sehingga terlupa untuk mendokumentasikan]

PENYALURAN BANTUAN
Penyerahan Bantuan Ke Posko Semanu
Memberikan Secara Langsung ke Mbah Satiyo [ada keterangan dibawah]
Memberikan Secara Langsung ke Istri Mbah Satiyo
Penyerahan ke Perwakilan Di Dlingo
Penyaluran ke yang berhak menerima
Penyaluran ke yang berhak menerima

Kenapa Kami Harus Meluangkan Waktu ??

MBAH SATIYO 
TUKANG ADZAN YANG RUMAHNYA BERANTAKAN DITERJANG BANJIR

Penderitaan Mbah Satiyo Warga Padukuhan Kropak, Candirejo, Semanu,Gunungkidul kini lengkap sudah. 

Laki-laki 80 tahun yang kini hidup bersama seorang istri yang sama-sama renta, seorang anak laki-laki penyandang distabilitas dan anak perempuan yang sakit rumah reotnya diterpa banjir, hingga hari ketiga pasca banjir rumahnya masih tergenang air karena luapan air telaga Mahmendak akibatnya dinding rumah bagian dalam yang terbuat dari triplek berantakan selain itu perabotan rumah tangga berserakan dimana-mana.

Kini keempat penghuni rumah itu mengungsi dan bersabar menanti hingga air telaga surut, sampai saat ini ketinggian air diteras rumahnya masih setinggi lutut orang dewasa.

mbah Satiyo sangat dikenal diwilayah itu apalagi bagi jamaah masjid Al Amin karena ketika masih sehat beliau tukang adzan di Masjid itu, tapi kini selain matanya tak lagi bisa melihat, untuk bangun dari tempat tidur saja terasa berat.

Walaupun penuh rasa khawatir adanya banjir lagi, ia masih berharap bisa tinggal dirumah yang hampir roboh itu karena dirumah itu penuh dengan kenangan dan perjuangan bersama istri dan anak-anaknya.

#saat tim SSBSCommunity kesana rumah air sudah mulai surut dan beliau sudah kembali ke rumahnya.

berikut ada beberapa foto yang kami ambil saat berkunjung ke rumahnya, mari yang tergerak untuk membantu bisa menghubungi kami atau langsung ke Posko Kemanusiaan Semanu agar ditunjukkan rumah beliau.

Kondisi Ruang Makan
Kondisi Ruang Tidur

Kondisi Ruang Tidur

Kondisi Dapur
Genangan Air Yang Mulai Surut

[RENCANA] Penyaluran Bakti Sosial Akhir Tahun 2017

[RENCANA] Penyaluran Bakti Sosial Akhir Tahun 2017
Tehnikal Meeting Relawan - Relawati Bakti Sosial Akhir Tahun 2017 - SSBS Community

Assalamu'alaikum warrahmatullahi wabarakaatuh.
Alhamdulillah,
Setelah perjuangan dua pekan dalam menghubungi temen temen keluarga besar SSBS Community - PenaSahabat - MitraSahabat kami mendapatkan amanah dengan rincian sementara,

30 November 2017
Donasi Dana
  1. 500rb masih dibawa saudari Aprila Tanjung Mulia
  2. 230rb masih dibawa saudari Fitri Anisa
Total sementara dana yang kami rekap sebesar Rp. 730.000,00

Donasi Bahan / Barang
  1. 4 Kardus Indomie
  2. 4 Kardus Baju Pantas Pakai + Jilbab
01 Desember 2017
Donasi Dana
  1. 200rb bapak Ulul Azmi
Total sementara dana yang kami rekap sebesar Rp. 930.000,00

Pada kesempatan kali ini kami mengajak dan mengundang relawan relawati untuk ikut berpartisipasi dalam penyaluran Bakti Sosial Akhir Tahun 2017 SSBS Community - PenaSahabat - MitraSahabat yang in syaa Allah akan kami salurkan pada,

Hari, Ahad
Tanggal, 03 Desember 2017 [14 Rabiul Awal 1439 H]
Jam, 08.00 - selesai
Tempat, Semanu Gunungkidul Yogyakarta

MEKANISME PENYALURAN
Kami mengharapkan konfirmasi dari segenap relawan-relawati yang akan berpartisipasi dalam penyaluran bantuan sosial ini, dan berkenan untuk ikut dalam persiapan yang in syaa Allah akan dilaksanakan pada,

Hari, Sabtu
Tanggal, 02 Desember 2017 [14 Rabiul Awal 1439 H]
Jam, 17.00 - [03 Des] 08.00
Tempat, Nangsri Lor Candirejo Semanu Gunungkidul Yogyakarta
Bagi yang ingin mengikuti tanggal 03 Desember 2017 saja maka diharapkan jam 06.00 sudah sampai di tempat transit karena akan ada musyawarah pembagian tempatnya.

MENGINGAT
Baru saja Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya diterjang Banjir + angin, maka penerjunan relawan-relawati pada kesempatan kali ini juga akan dibagi menjadi beberapa wilayah terdampak dengan harapan dapat memberikan bantuan meski hanya sebuah senyuman kepada mereka yang masih trauma / semisalnya.

Bantuan lainnya berupa ikut membantu membersihkan rumah / ikut gotong royong kerjasama dalam memperbaiki fasilitas pribadi [membenarkan genteng / membersihkan lumpur / semisalnya] / fasilitas umum [jalan / selokan / semisalnya]
Dan Bantuan terakhir adalah bantuan dari para donatur kepada yang membutuhkan.

PERLENGKAPAN YANG DIBUTUHKAN
Mengingat cuaca yang masih belum dapat diperkirakan maka ada baiknya kita menyiapakn persiapan guna mengoptimalkan manfaat keberadaan kita di tengah tengah masyarakat.

Perlengkapan [Pribadi] Yang Perlu dipersiapkan
  1. Alat Ibadah [Sajadah, Al Qur'an, Mukena, Sarung]
  2. Senter [untuk mengantisipasi kalau listriknya padam]
  3. Matras [untuk bermalam di tempat musyawarah / transit / Nangsri]
  4. Sleeping Bag [untuk mengurangi resiko kedinginan karena di Nangsri suhu memang relatih lebih dingin dibandingkan dengan di Kota]
  5. Payung / Mantel [untuk memudahkan dalam berpindah tempat dalam kondisi hujan]
  6. Alat Mandi [untuk yang ingin mandi selama di penyaluran]
  7. Baju Ganti [untuk yang ingin terliat tetap berkilau meski diterjang lumpur dan air]
  8. Cemilan + Kofee + Teh [untuk yang tidak ingin kehabisan bahan untuk dimakan]
  9. Obat Obat pribadi [untuk yang menderita penyakit tertentu]
Perlengkapan [Yang Akan Menujang Penyaluran]
  1. Sapu
  2. Cetok
  3. Pacul
  4. Kanebo [bagi yang ingin berdonasi handuk, bisa diganti dengan Kanebo ukuran besar karena cukup membantu untuk masyarakat sebagai pengganti handuk]
  5. Timbangan
  6. Bahan yang ingin di donasikan [diharapkan konfirmasi untuk memudahkan proses membawa dari meet up ke tempat transit] 
PENUTUP
Demikianlah informasi ini kami susun sebagai konsep penyaluran. Kami tunggu partisipasinya besok. Berbabagi usulan masih kami tampung guna meningkatkan manfaat keberadaan kita sebagai warga negara yang baik.

Akhirkata.
Apabila dalam penyampaian terdapat salah ucap, salah tulis dan kekhilafan, mohon dimaafkan sebesar besarnya.

Wassalamu'alaikum warrahmatullahi wabarakaatuh.

Mari jawab salam dari kami meski hanya sekedar menuliskan dalam kolom komentar ^)^
Sedikit Informasi Dampak Dari Badai Cempaka Beberapa Waktu Yang Lalu
Badai Sudah Berlalu, Maka Kita Harus Segera Menyambutnya Dengan Yang Lebih Bermanfaat













Sedikit Berbagi Gallery Untuk Mengingatkan Relawan-Relawati Yang Pernah Bergabung

Bakti Sosial Keempat Tahun 2016 Bulan Dzulhijjah 1437H

Bakti Sosial Keempat Tahun 2016 Bulan Dzulhijjah 1437H

Bakti Sosial Keempat Tahun 2016 Bulan Dzulhijjah 1437H

Bakti Sosial Keempat Tahun 2016 Akhir Tahun

Bakti Sosial Keempat Tahun 2016 Akhir Tahun

Bakti Sosial Keempat Tahun 2016 Sebelum Ramadhan 1437H

Bakti Sosial Keempat Tahun 2016 Sebelum Ramadhan 1437H

Bakti Sosial Keempat Tahun 2016 Sebelum Ramadhan 1437H